Gloomy Sunday

gloomy sunday. my pinky. the blanket. the books, and david archuletta. feel perfect. heheheh. semangat ah!
pinky & flowers
Hueemmm… i love to write on my blog here. hehehe. nulis-nulis dulu ah sebelum mulai mengerjakan bab selanjutnya. berhubung belum boleh nulis another short story before the masterpiece is done, jadi, nulis di blog adalah salah satu kesukaan saya :p (walaupun ga semuanya dipublish karena too personal or somethin else)

sejak kehadiran pinky (supposed to be a wasabi green laptop, but my brother bought a pinky one!), -mengetik di laptop di atas kasur lengkap dengan selimut- does really feel like a dream came true :P walaupun ya itu dia, sayang sekali belum boleh nulis another short story in here.
yah, harus sedikit bekerja keras dan bersabar aja sih. semangat!

ngomong-ngomong tentang laptop, ada cerita lucu sekaligus mendebarkan seminggu yang lalu. Waktu itu saya sedang mengikuti kuliah responsi mata kuliah VKT, jadwalnya adalah jadwal presentasi masing-masing kelompok (semuanya ada 10 kelompok, dengan total 100 orang lebih mahasiswa yang mengikuti kelas ini -what a huge class!- heheh)

selama presentasi, kami menggunakan laptop salah seorang mahasiswa -tersambung ke layar LCD- yang sudah menggunakan Windows 7, yang tampak keren sekali animasinya, sampai-sampai kami kelihatan gaptek mengoperasikannya (padahal cuma mencari file di folder, kami sudah kikuk. Kikuk antara takjub dan emang gaptek.. hahaha .. )

pada saat kelompok 5 maju ke depan kelas, sudah bisa dipastikan, sang presenter kelompok 5 pun juga kikuk. kami yang menonton hanya tersenyum-senyum, melihat dia kebingungan, dan ntah kenapa, layar sorot LCD mulai tampak bergoyang di depan kelas. awalnya pelan lama-lama kencang meyakinkan. kami pikir layar bergoyang merupakan salah satu animasi windows 7, sampai akhirnya kami merasa bangku yang kami duduki juga ikut bergoyang!

ternyata gempa!

keadaan selanjutnya, bisa dibayangkan, antara goyangan: ntah itu karena gempa atau kepanikan yang kami ciptakan sendiri, 100 orang mahasiswa serentak berusaha keluar dari ruangan kelas yang memiliki 2 pintu! heboh!

dan yang pertama kali saya ‘selamatkan’ adalah: si pinky ini. heheheh. hanya ini yang terpikirkan, mungkin karena setelah sekian lama saya perjuangkan kehadirannya (halah).. dan sambil lari, saya juga menarik lengan seorang teman yang sedang kebingungan “duh, gempa… anak saya gimana ya… anak saya”..
hehe.. dasar naluri seorang ibu. yang dupikirkan pastilah anaknya. tapi daripada dia memikirkannya di dalam gedung saat gempa sedang berlangsung, alangkah jauh lebih baik dia memikirkannya dia ‘alam terbuka’, apalagi kami sama-sama tahu anaknya ada di rumahnya, diasuh oleh saudaranya.

begitulah. gempanya ‘hanya lewat’.. tapi kami sudah panik. akhirnya kelas kuliah kami lanjutkan. sesekali kami masih sempat tersenyum, memikirkan betapa konyolnya kami yang sempat mengira goyangan layar adalah salah satu suguhan animasi teknologi terbaru. Tangan kami masih gemetaran, dan otak kami hang. bukan karena window 7 yang mutakhir itu, tapi karena gempa kecil yang numpang lewat.

* * *

Advertisement

Leave a Comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s